Fintech dan Cryptocurency

 

Fintech

1. Amartha

Amartha merupakan salah satu perusahaan FinTech di Indonesia yang menerapkan layanan P2P lending. Produk yang mereka luncurkan diberi nama Tanggung Renteng.

Dalam produk tersebut terdapat sebuah sistem dimana perusahaan akan memberikan pinjaman kepada anggotanya yang berjumlah 15 -20 orang yang telah dibina di beberapa desa di Indonesia.

Jika salah satu anggota tidak bisa membayar pinjaman, maka anggota lain bisa untuk turut membantu membayar pinjaman tersebut.

Amartha sendiri hadir sejak tahun 2010, pada mulanya perusahaan bisnis ini menerapkan sebuah konsep balance sheet lending, yaitu menerapkan sistem pinjaman dimana modal yang diberikan berasal dari uang mereka sendiri atau dari perusahaan yang bekerjasama dengan mereka.

Namun, karena dirasa kurang efektif maka dibuatlah sebuah konsep baru yang dinamakan dengan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman atau akrab disebut dengan P2P Lending.

Dengan adanya program tersebut sangat memungkinkan bahwa setiap orang bisa untuk menjadi seorang investor di platform mereka sendiri.

2. Cek Aja

 

Selanjutnya adala sebuah situs yang bernama cekaja.com merupakan sebuah situs yang memberikan informasi layanan finansial yang mencakup asuransi, kredit, serta berbagai macam investasi.

Selain itu terdapat pula informasi perbandingan paket langganan TV kabel dan juga internet. Perusahaan FinTech yang mengakusisi program ini adalah perusahaan startup C88 yang bergerak dalam perusahaan teknologi yang berasal dari Malaysia namun tumbuh berkembang dengan pesat di wilayah Indonesia.

Bagi setiap pengguna layanan ini tidak dikenakan biaya apapun, baik itu untuk keperluan akses informasi ataupun untuk konsultasi melalui call centre ataupun live chat.

Dengan kehadiran situ cekaja.com telah memberikan kemudahan pada semua orang, salah satunya memberikan layanan pinjaman tanpa angunan.

Bila Anda tertarik untuk meminjam uang secara online ini, pastikan terlebih dahulu nominal pinjaman yang Anda butuhkan agar tidak menjadi beban dikemudian hari.

Peminjaman modal ini bisa dilakukan untuk semua kalangan baik itu karyawan, pengusaha, ibu rumah tangga, dan lain-lain asalkan memiliki identitas diri yang jelas.

3. Bareksa

Perusahaan FinTech yang berkembang di Indonesia selanjutnya adalah Bareksa, yang didirikan pada tanggal 17 Februari 2013. Dimana pendiri dari perusahaan ini adalah Karaniya Dharmasaputra yang dikenal pula sebagai pendiri portal berita tersohor di Indonesia yaitu VIVA.

Bareksa ini merupakan sebuah marketplace yang dapat melakukan transaksi jual beli sebuah produk finansial reksa dana dengan online.

Selain fokus dalam hal finansial reksa dana, dalam startup ini terdapat juga sebuah onformasi yang memuat tentang obligasi, saham, dan juga investasi.

Dalam bareksa dana marketplace ini tercatat 90 produk reksa dana yang bisa dibeli untuk investasi. Banyaknya produk tersebut tentu saja harus pintar memilih dan disesuaikan dengan kebutuhan.

Sebagai contoh, apabila Anda ingin investasi untuk mendapatkan keuntungan maka Anda bisa memilih reksa dana saham yang sesuai dengan kebutuhan Anda tersebut.

Tak perlu takut untuk memilih produk di bareksa ini, karena masing-masing produk telah diberi sebuah profil yang lengkap dan jelas termasuk dalam hal profil resiko sebagai Investor.

Artinya, dengan mengetahui profil tersebut, Anda bisa berhati-hati atau mempertimbangkan produk yang akan diambil.

Untuk meengetahui produk dan prodil dari produk tersebut Anda harus menjadi nasabah bareksa terlebih dahulu. Pendaftarannya bisa melalui situs bareksa.com, kemudian pilih menu daftar, dan ikut petunjuk lainnya yang ada di situs tersebut.

4. Doku

Bagi Anda yang biasa menggunakan fitur fb adsense atau lainnya pasti sudah akrab dengan yang namanya Doku. Ya, doku sendiri merupakan salah satu sistem pembayaran secara online di Indonesia yang didirikan pada tahun 2007.

Doku ini memiliki tiga produk utama yang diunggulkan, yaitu:

  • Doku Enterprie yang digunakan untuk sistem pembayaran berskala besar/
  • Doku Wallet merupakan sebuah layanan menyimpaan uang digital
  • Doku My Shopping Cart yang digunakan untuk bisnis kecil menengah atau untuk situs e-commerce.

Sistem pembayaran onlinenya yang disediakan Doku begitu beragam, mulai dari Paypal, Mastercard, VISA, BNI Debit online, E-Pay BRI dan lainnya.

Biasanya doku ini digunakan untuk berbagai transaksi seperti bayar cicilan, bayar kartu kredit, membei pulsa, dan lain sebagainya.

Cara transaksi yang mudah dan juga cepat menjadi keunggulan doku di mata pelaku pengguna transaksi online. Karenannya, doku mampu tumbuh kembang dengan cepat dan menjadi favorit.

5. Go-Pay

Bagi Anda pengguna transportasi online Go-jek pastinya sudah tidak asing dengan sebuah sistem pembayaran Go-pay yang ada dalam aplikasi tersebut.

Ya, para pengguna Go-jek bisa melakukan deposit melalui Go-pay sehingga untuk pembayaraannya bisa dilakukan secara nontunai.

Selain itu, para pelanggan pun dimanjakan dengan diskon yang cukup menggiurkan serta hadiah yang bisa ditukarkan dari point yang didapat.

Rupanya kehadiran Go-pay ini masuk dalam sebuah transaksi layanan keuangan online yang paling berkembang saat ini.

Pihak Go-jek sendiri menggandeng sebuah perusahaan yang bernama PonselPay untuk menyukseskan proses transaksi Go-Pay.

Lambat laun, kehadiran Go-Pay ini semakin disempurnakan dengan tujuan memudahkan pelanggan bertransaksi.

Selain digunakan untuk bertransksi, Go-Pay telah berkembang dengan pesat dengan adanya sebuah fitur tarik tunai dan juga transfer saldo. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran Go-pay memang sangat dibutuhkan dan banyak penggunannya.

Maka, untuk mengembangkan produk Go-Pay ini dalam waktu dekat akan bisa digunakan untuk bertransaksi di luar produk Go-jek.

Cara mengisi saldo di Go-pay pun begitu mudah disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Dimana Anda bisa mengisinya lewat minimarket, lewat supir Go-Jek, dan juga lewat ATM.

Sumber : https://www.folderbisnis.com/perusahaan-fintech-indonesia

 

Cryptocurency

1. Bitcoin

Bitcoin adalah cryptocurrency asli dan tetap menjadi pemimpin di dunia ini. Saat artikel ini ditulis, kapitalisasi pasar mata uang digital terbesar di dunia ini lebih dari $ 125 miliar, dengan harga per koin lebih dari $ 7.305.

Ada sekitar 17,1 juta BTC yang telah beredar, menurut coinmarketcap.com. Ini semua terlepas dari spekulasi sebelumnya tentang Flippening, di mana mata uang digital lainnya akan secara permanen mengambil alih tempat No.#1. Dan hal tersebut belum terjadi.

2. Ethereum

Ethereum, token digital yang mendorong munculnya penawaran koin awal (ICO), berada di posisi kedua dalam daftar cryptocurrency berdasarkan kapitalisasi pasar.

Secara signifikan lebih kecil dari bitcoin; kapitalisasi pasar saat ini hanya sebesar $ 50 miliar, dengan harga perdagangan sekitar $ 500 per token. Ada lebih dari 100,7 juta token ETH yang beredar saat artikel ini ditulis.

Baca Juga :  Menkop Sebut Revolusi Industri 4.0 Buka Peluang Siapapun Jadi Pengusaha
 

3. Ripple

Posisi No. 3 jatuh kepada koin Ripple yang sangat hypnosis, dengan kapitalisasi pasar total lebih dari $ 19,8 miliar. Tidak seperti dua mata uang digital teratas sebelumnya (serta yang langsung mengikutinya), harga setiap token XRP sangat kecil.

Saat artikel ini ditulis, harganya lebih dari 50 sen per token. Di sisi lain, jumlah total XRP yang beredar cukup tinggi. Ada lebih dari 39 miliar token yang beredar sekarang.

4. Bitcoin Cash

Bitcoin Cash, spin-off dari bitcoin yang diluncurkan sebagai hasil dari hard fork, berada di urutan keempat dalam peringkat ini. Total kapitalisasi pasar mata uang kripto terbaik ini adalah sekitar $ 14,5 miliar, dengan harga pasar $ 843 per koin dan total sirkulasi lebih dari 17,2 juta BCH.

5. EOS

Yang berada di peringkat lima teratas adalah EOS, dengan kapitalisasi pasar sebesar $ 7,83 miliar dan total sirkulasi lebih dari 896 juta token.

Baca Juga :  Deretan ICO Paling Sukses Sepanjang Waktu
 

Kelima mata uang kripto terbesar berdasarkan market cap-nya tersebut selalu menjadi incaran bagi para investor dan trader untuk memperjualbelikan dalam rangka mendapatkan keuntungan. Mungkin saja, posisi tersebut akan tergantikan oleh mata uang digital lainnya pada suatu waktu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERIPIK SANTUY